HUT Kemerdekaan ke-49 Papua Barat di Yogyakarta

Waiyai DETO*)

















Rabu, Yogyakarta (01/12-10) Pukul 07:00 WI, Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan ke-49 Papua Barat terselenggarah dengan sukses, sesuai setingan.
Ada pun susunan acaranya: PEMBUKAAN (Doa), MIMBAR BEBAS (Orasi Politik, Puisi, Menyanyi, Tari-tarian, Mural/Kreasi, Mob, Drama/Teatrikal, dan 1000 tanda tangan
untuk Papua Merdeka), REFLEKSI/IBADAH (Refleksi dan Ibadah), PEMUTARAN FILM (Sejarah Papua Barat, Penyiksaan di Puncak Jaya, Penyiksaan di Serui, Perang Kelompok di Kabupaten Mimika/kwamki Lama), dan PENUTUP (Doa).

Surat pemberitahuan berupa Undangan telah terbagi disetiap Paguyuban. Namun, jumlah massa yang hadir tidak sesuai undangan yang telah terbagi.

Ini di karenakan, diwaktu yang sama sebagian besar massa menghadiri undangan terbuka adanya Beda Buku, "DEMOKRASI KESUKUAN: Gagasan Sistem Pemerintah Masyarakat Adat di Era Globalisasi, SUATU PENGANTAR. Oleh: Sem Karoba, Dkk."

Berikut ini adalah kutipan dari Undangan Beda Buku tersebut;
" Anda menghargai, bangsa serta jati diri dan martabat Anda sebagai ORANG Jawa, Papua, Betawi, Bali, Dayak, Sunda, Badui,.....? :

1. Anda bangaa dan menghargai jati diri dan martabat Anda sebagai orang Jawa, Papua, Betawi, Bali, Sunda, Minang, Dayak, Bugis,...?

2. Sadarkah Anda bahwa identitas dan martabat Anda itu sudah lama, secara sistematis dan struktural dikikis habis atas nama "Isme-Isme" Modern...?

3. Apa yang dapat kita lakukan untuk tetap menjadi orang Batak, Minang, Betawi, Sunda, Jawa, Malaya, Bali, Bugis, Melanesia di dalam negara-bangsa Modern yang majemuk dengan identitas dan martabat Suku masing-masing...?

4. Ini tawaran gagasan dari masyarakat Adat Papua. Datang dan berbagi ilmu, penghetahuan, pengalaman, dan cita-cita, bersama kami sebelum identitas dan martabat kami menjadi sejarah.

Maka dari itu, massa yang hadir saat HUT Kemerdekaan ke-49 Papua Barat tidak sesuai undangan yang terbagi. Dan di waktu yang sama, Semua umat Papua Barat merayakan HUT Kemerdekaan Papua Barat pada tanggal 1 desember.

Hal ini, didasarkan atas pendeklarasian Kemerdekaan Papua Barat pada tanggal 1 Desember 1961. Walaupun, diwaktu yang sama umat Indonesia merayakan hari HIV/AIDS sedunia.


Bahan Referensi:

http://fhileprogeljober.blogspot.com/

http://www.facebook.com/notes/john-pakage/berpakaian-hitam-untuk-mengenangmu/145534518830439

http://www.tabloidjubi.com/index.php/daily-news/jayapura/1220-ptonpb-deklarasikan-kemerdekaan-papua-barat

http://mhslanijayatiom.blogspot.com/2009_07_19_archive.html

http://goomabipainews.multiply.com/journal/item/72

http://f3nn.wordpress.com/2009/03/10/kemerdekaan-papua-harga-mati-otsus-di-kembalikan-ke-nkri/

http://www.tabloidjubi.com/index.php/daily-news/jayapura/9950-1-desember-mahasiswa-uncen-turun-jalan

comment 2 komentar:

degei memauw on Desember 02, 2010 mengatakan...

merdeka.....!!!

Anonim mengatakan...

kami tetap dukun ...!!
APAPUN KATA OARNG
"PAPUA HARUS MERDEKA"

Poskan Komentar

.:: Kawan, Tinggalkan PESAN dulu! ::.

Delete this element to display blogger navbar

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Powered by Blogger