Sejarah: HUT Kemerdekaan Papua Barat, BUKAN HUT OPM!

Meluruskan bahasa Media Nasional yang mengatakan, "HUT OPM."

(Foto: Perayaan HUT Kemerdekaan ke-50 Papua Barat, 01 Desember 1961-01 Desember 2011)

Sonny Dogopia – Fakta Sejarah Papua Barat mendukung secara Hukum dan Moral bahwa Papua Barat merdeka pada tanggal 01 Desember 1961 secara sah.

Namun, entah mengapa Hukum ini “dilencengkan” dan Moral secara manusiawi dilumpuhkan oleh “kepentingan.” Sehingga, Papua Barat masih dalam NKRI secara Ilegal dan Amerika-Belanda masih dalam sebuah “kepentingan ekonomi” atas Sumber Daya Alam di Papua.

Dalam Sejarah Kemerdekaan Papua Barat, tidak dikatakan bahwa Bangsa OPM (Organisasi Papua Merdeka). Ini adalah Sejarah baru yang ditimbulkan oleh NKRI agar memecahkan pandangan secara umum maupun khusus.

Pada intinya OPM itu identik dengan mereka yang membelah hak-hak dasar rakyat Papua, hak atas Tanah Ulayatnya yang dirampas secara paksa, dan memperjuangkan nilai kemanusiaan. Bukan meminta Negara baru yang disebut OPM.

OPM bagi NKRI adalah separatis, teroris, dan sejenisnya. Hal ini memudahkan rezim imperialisme dan menyuruh budaknya (Militer) untuk membasmi OPM. Karena, OPM adalah penghambat bagi pengeksploitasian Perusahan-perusahan yang terus menggurita.

Media yang dimiliki oleh SISTEM akan mengarah ke SISTEM. Suara anak Bangsa yang menangis adalah murni yang diangkat dari kenyataan dan Fakta.


Baca, Referensi
1. Sejarah singkat, http://www.westpapua.net/about/wp/history.htm.

2. West Papua: from COLONISATION to RECOLONISATION, op.cit. [http://www.westpapua.net/docs/books/book1/part03.htm]

3. Dinas Sejarah Militer TNI-AD: “Cuplikan sejarah perjuangan TNI-AD, 1972;462.

4. Agreement Between the Republic of Indonesia and the Kingdom of the Netherlands Concerning West New Guinea (West Irian) (Signed at the Headquarters of the United Nations, New York, on 15 August 1962) Isi New York Agreement ada di [Versi revisi setelah Rome Joint statement: http://www.westpapua.net/docs/nya.htm dan Versi aslinya revisi di Roma: [http://www.westpapua.net/docs/books/book1/part09.htm]

5. The Rome Agreement between the Republic of Indonesia and the Kingdom of the Netherlands on West Irian, 30 September 1962, [http://www.westpapua.net/docs/books/book1/part03.htm]

6. The Rome Joint Statement, text of the Joint statement Following the Discussions Held Between the Netherlands Minister of Foreign Affairs Mr. Luns and the Netherland Minister for Development Cooperation Mr. Udink with the Indonesian Minister For Foreign Affairs Mr. Malik in Rome on 20th and 21st May, 1969. [http://www.westpapua.net/docs/rome-agreement.htm]

7. UNITED NATOINS INVOLVEMENT WITH THE ACT OF SELF – DETERMINATION IN WEST IRIAN (INDONESIAN WEST NEW GUINEA) 1968 TO 1969, By John Saltford: 19. [http://www.westpapua.net/docs/books/book0/un_wp.doc]

8. Ini patokan tanggal Megawati untuk mengumumkan pembunuh Theys H. Eluay. Tetapi, ingkar janji (tipu). Janji Mega, 01 Mei 2002, itu mengingatkan kita pada 39 Tahun silam, yaitu tanpa sebuah proses demokrasi, tanpa masa persiapan yang memadai, tanpa konsultasi dengan orang Papua atau pun perwakilannya, dengan resmi PBB menyerahkan West Papua ke tangan NKRI.

9. Walaupun PEPERA sarat dengan pelanggaran HAM, yang kami maksud adalah peristiwa itu belum terjadi. Tetapi, West Papua sudah jatuh ke tangan NKRI karena hasil memorandum rahasia Roma itu.

10. P.J. Drooglever, 2005

comment 0 komentar:

Poskan Komentar

.:: Kawan, Tinggalkan PESAN dulu! ::.

Delete this element to display blogger navbar

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Powered by Blogger