0 RASTA - KEJORA

Oleh: Wayai Deto*)



RASTA Tidak selamanya REGGAE, tetapi simbol PERJUANGAN!

MENURUT PANDANGAN ORANG PAPUA (MELANESIA)

Rasta adalah sebuah nama atau kata yang di dalamnya memunyai arti dari tiga warnah. Yaitu: Merah, Kuning, dan Hijo.

Merah artinya berhenti sejenak untuk melihat-lihat, Kuning artinya berhati-hati atau perlahan-lahan, dan Hijo artinya bertindak atau jalan/melakukannya.

Jadi, arti dari ke tiga warnah tersebut (Rasta) adalah LAWAN!
Pengertian dari tiga warnah ini, contohnya dapat dilihat disetiap perempatan jalan yang di sebut rambu-rambu lalulintas.

Pengertian dari tiga warnah ini juga, jika dilihat (diartikan) dalam bahasa suku mee-papua barat juga adalah Douu, Gaii, and Ekowai. Douu menggambarkan warnah merah, Gaii menggambarkan warnah kuning, and Ekowaii menggambarkan warnah hijo.

Yang masing-masing dari ke tiga warnah dalam satu bahasa ini adalah sama dengan pengertian umumnya di atas.

Jadi, dalam bahasa suku mee-papua barat Rasta adalah WAGII…!

Mungkin ini pun berlaku di setiap bahasa dari masing-masing suku yang ada di Papua Barat yaitu 252 suku. Dan ini pun pastinya dipersatukan dalam bahasa Melanesia (bahasa umum).

Merah, Biru, and Putih (KEJORA).

Perpaduan antara RASTA dan KEJORA adalah WAGII kibarkan KEJORA.
Read more

0 Konsep Ciuman menurut Dosen dari berbagai bidang ilmu

Oleh: Wayai Deto*)



1. Dosen Fisika: Ciuman adalah gaya tarik menarik antara dua mulut dimana jarak antara satu titik dengan titik yang lain adalah nol.

2.Dosen Kimia: Ciuman adalah reaksi akibat interaksi dari senyawa yang dikeluarkan oleh dua hati.

3.Dosen Mikrobiologi: Ciuman adalah pertukaran bakteri uniseksual di dalam air liur.

4.Dosen Biologi: Ciuman adalah menyatunya dua otot orbicularisoris dalam keadaan kontraksi.

5.Dosen Ekonomi: Ciuman adalah sesuatu di mana permintaan lebih besar daripada penawaran.

6.Dosen Statistik: Ciuman adalah kejadian yang peluangnya bisa sangat tergantung dari angka statistik berikut:36-24-36.

7.Dosen Teknik: Ciuman? Apa itu..?

8. Dosen Politik (Ilmu Transformasi Konflik): Ciuman adalah kemampuan untuk mentransformasi gesekan-gesekan konflik dari dua kelompok berbeda sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang positif (win win solution = semua senang, semua nyaman... semua melayang).

9.Dosen Matematika (Teori Kemungkinan): Ciuman itu gambling, sekarang cium tinggal tunggu balasannya, digampar ato dibalas cium...

10.Dosen Olahraga (again): Ciuman adalah suatu peregangan & pemanasan untuk "olahraga" yang lebih berat...

11.Dosen Kewiraan: Ciuman adalah hak yang dimiliki oleh seorang pasangan yang hubungannya telah diakui oleh negara berdasarkan hukum dan undang-undang yang berlaku. Dosen Bahasa: Ciuman adalah berasal dari sebuah kata dasar "Cium" yang mendapatkan akhiran "An".

12 Dosen Seksiologi: Ciuman adalah suatu teknik rangsangan dan pemanasan (Foreplay) dimana tahapan ini menyentuh titik titik rangsangan di seluruh tubuh... Anaknya Dosen (yang masih berumur 3 tahun): Ciuman adalah temannya Ciunyil, Ciucrit, Ciusrok. Bisa juga berarti sudah sadar dari pingsan
Read more

0 RAS dan PANDANGAN POLITIK

Oleh: Wayai Deto*)




RAS 100%

RAS memunyai banyak pengertian (definisi). Kalau dilihat dari perhuruf RAS yaitu Rantaian Asli Sejenis.
Rantaian artinya dari awal hingga akhir itu berantai (secara terun-temurun / sambung rasa / estafet). Asli artinya memang benar-benar nyata tanpa kombinasi dan rekayasa.

Dan, Sejenis artinya sama-sama (satu dan yang lainnya sama) dari sisi fisik (pada umumnya) itu seragam.

Pengertian RAS

Oleh para pakar Ras Manusia disebut karakteristik luar yang diturunkan secara genetik dan membedakan satu kelompok dari kelompok lainnya.
Secara tradisional oleh para pakar dibedakan ada tiga ras utama yaitu:
• Ras Kulit Hitam
• Ras Kulit Putih
• Ras Kulit Kuning

Namun setelah diteliti lebih lanjut ternyata pembagian ras manusia dapat dikategorikan secara lebih rinci lagi menjadi:
• Ras Khoisan (orang Bushmen atau Hottentot dari Afrika Selatan)
• Ras Australoid (orang Dravida, orang Asia Tenggara "Asli", orang Papua, dan orang Australia)
• Ras Negroid (Kulit Hitam)
• Ras Kaukasoid (Kulit Putih)
• Ras Mongoloid (Kulit Putih)

Tanya Jawab Mengenai RAS
Apakah Ras asli orang Indonesia?

Jawaban Terbaik - Dipilih oleh Suara Terbanyak
rokfrik:
China..... nenek moyang kita turunan Yunan Selatan dari dataran China

van Ophujsen:
Wah, bergantung orang Indonesia dari daerah mana dulu mas..

Kalo orang sumatera dan Jawa (semua jawa ya!) emang termasuk ras melayu tua alias Proto melayu, tapi untuk orang Sulawesi (terutama Sulawesi Utara dan Tengah, dan sebagian besar Sulawesi Selatan dan Barat), itu rasnya VEDDOID, satu keturunan dengan orang Filipina. Trus, orang Papua dan Ambon dan orang Timor Leste (keturunannya).. nah ini mah udah jelas beda yah. Mereka dinamakan ras Melanesia.

Ridho Habi P:
yang aku tau ras asli orang indonesia itu suku melayu, karena bahasa indonesia saja diambil dari bahasa melayu.

Dan masih banyak lagi. nanti coba telusuri di google/RAS/Yahoo! Answers - Apakah Ras asli orang Indonesia?
semua ada di situ.

Salah Satu Contoh

Kemarin, Rabu (06-01/10) Pukul 19.00 WJ di TV channel (program TV) RCTI acaranya adalah pertandingan Sepak Bola antara Oman dan Indonesia. Yang sebelumnya bermain di Kandangnya Oman dengan skor imbang kaca mata (0-0).

Kini, pertandingan Rabu kemarin dengan skor Oman unggul 2-1 atas tim tuan rumah Merah Putih (Indonesia). Hasil itu membuat banyak penonton sangat puas. Apalagi, penonton dari Papua.

Karena, RAS. Dan juga, ada seorang penonton WNI karena rasa kecewanya. Ia memasuki lapangan hijau dan merampas bola lalu menggiring serta menendangnya ke arah gayang Oman. Untungnya saat itu pertandingan telah usai. Karena jikalau tidak, akan sangat memalukan.

Berbicara mengenai RAS, Oman Negaranya yang orang-orangnya berambut kriting, dan berkulit hitam. Walaupun, Agamnya Mayoritas Islam menunjukkan bahwa itu adalah Papua. Sedangkan Indonesia, Negara yang orang-orangnya berambut lurus, dan berkulit putih, serta mayoritas Agama Islam menunjukkan bahwa itu BERTOLAK BELAKANG dengan Papua. “Papua BUKAN seperti itu.”


PANDANGAN POLITIK


Berbicara mengenai Politik itu sudah dan terus ada (tidak asing lagi bagi kita semua). Banyak media yang membahas tentang Politk. Entah itu, media Cetak maupun Media Elektronik. Untuk menambah wawasan anda, silahkan cari saja lewat media elektronik (Internet).

Jadi, penulis ingin bicara di sini mengenai pertandingan antara Oman dan Indonesia, Rabu kemarin. Bagi siapa yang telah menontonnya, mari kita lihat kembali! Dan yang belum menonton, semoga ini sebagai pikiran baru untuk anda berpikir dan sebagai pegangan.

Sewaktu berkompitisi di Oman itu, Pemain asal Papua atau Pemain yang dari Persipura Papua tidak diikutkan berlaga di sana. Tetapi, saat pertandingan kemari hari Rabu Pemain asal Papua ikut bermain di sana, Boas (nomor punggung 7) dari Persipura Papua dan Kristian Worabay dari Sriwijaya FC.

Sebagai apakah mereka (posisi)?
Boas Posisinya sebagai Penyerang dan Kristian sebagai Sayap Kanan.
Boas bukan hanya bermain di posisi penyerang, kalau kita melihat pertandingan rabu kemarin. Ia, bermain juga di posisi Pertahanan Kiri Indonesia, Sayap Kiri Indonesia, dan sebagai Center juga.

Ada apa ini?
Jika kita melihat, Boas sedang diperalat dan hanya mau menutup pandangan Orang Papua terhadap Pemerintah Indonesia kalau di sini tidak ada rasa RAS.
Walaupun demikian, kita juga sudah tahu bahwa para rekan-rekannya Boas tidak bisa bekerja sama dengan Boas.

Sehingga, posisinya Boas yang penyerang dianggapnya Patung dan tidak memberikan bola pada Boas. Akhirnya Boas menentukan untuk bantu di Pertahanan Kiri Indonesia, Sayap Kiri Indonesia, dan sebagai Center. Dengan kata lain Boas diperalat demi nama baik Kolonialisme (Indonesia / Penjajah).

Hal di atas adalah sebuah gambaran di mana menuntut kita agar mengetahui Posisi kita yang sebenarnya, pandangan kita yang sebenarnya, pemikiran kita yang sebenarnya, dan sasaran (tujuan) pergerakan kita yang sebenarnya.

Jadi, kita HARUS ketahui yang baik buat anak cucu kita kedepan bagaimana.
Saya perlu lakukan apa di Tanah air saya supaya ada benih-benih jiwa yang mengangkat HARGA DIRI saya sebagai Orang Papua.

Bahan Renungan:

Posisi saya saat ini sudahkah tepat?
Apakah pandangan saya sudah benar?
Apakah pemikiran saya sudah benar?
Apakah sasaran (tujuan) dari pergerakan saya tepat?
Dengan apa yang saya miliki, sudah sejauh manakah yang saya lakukan demi Tanah Air saya (Papua)?
Saya perlu lakukan apa di Tanah air saya supaya ada benih-benih jiwa yang mengangkat HARGA DIRI saya sebagai Orang Papua?


Ini sebagai bahan renungan. ”Generasi mu menunggu kedatanganmu di Tanah Air (Papua).”
Ingat bahwa DAMPAK BURUK dari ketidak pedulianmu adalah Anak Cucumu.
Read more

0 GENGSI = PERBANDINGAN (PERSAINGAN) TERBUKA

Oleh: Wayai Deto*)



Gengsi antar sesama (antar saya dan kamu)

Gengsi sama dengan persaingan yang sifatnya terbuka. siapa saja boleh bergengsi. Tetapi, dengan cara yang sehat.

Kadang kalah orang salah mengartikan gengsi dan itu terbukti sehingga gengsi dibawa ke beradu FISIK. Gengsi bukan beradu FISIK, tetapi beradu pendapat yang membawa keuntungan. Dengan beradu pendapat, kita akan mencapai (menghasilkan) yang namanya "TEORI BARU," hanya saja kita biasa salah paham dan salah bertutur sehingga gengsi dapat mengarah ke adu FISIK.

Gengsi bukan hanya beradu pendapat yang sifatnya terbuka. Tetapi, melalui perilaku dan tindakan kita yang menjaga nama baik kita masing-masing.

sesungguhnya gengsi adalah perbandingan (persaingan) secara terbuka dan bersifat sehat.
Andrew Oswald, seorang ahli ekonomi dari University of Warwick, " mengatakan bahwa manusia memunyai nasib untuk selamanya membandingkan dirinya dengan orang lain." hal itu benar, karena ada sejumlah orang yang berkembang dari gambaran orang lain dan itu memang terbukti.

bila kegiatan membandingkan diri ini dilandasi “kerakusan” dan hal-hal yang ada di permukaan saja, maka individu bisa melakukan tindakan salah dan di sini kita dituntut untuk saling menghargai antar sesama serta mengerti tentang POSISI kita masing-masing.

Berilah kesempatan kepada mereka yang mau berbicara, karena akan berdapak positif bagi kita juga. Dan memang fungsi bergengsi adalah saling memberi kesempatan. Karena, "dari kita untuk dia DAN dari dia untuk kita." Harus kita pahami itu.

Bila kita tidak punya agenda untuk senantiasa “mengisi diri” dan mencerdaskan diri sendiri, sangat mungkin terjadi situasi membandingkan diri tanpa berupaya menganalisa lebih mendalam, kita ulangi lagi dan lagi.

Pada akhirnya, analisa-analisa ini bisa bertumpuk dan berakibat pada kedangkalan berpikir, sehingga kita hanya bisa menumbuhkan “esteem” atau harga diri atau merasa “bergengsi” melalui hal-hal dangkal dan di permukaan saja, seperti materi, jabatan, fasilitas, serta apa yang dikenakan orang.

Bila kita mau sedikit bermawas diri, tentunya kita sadar bahwa menjaga gengsi, tidak semata berasal dari sebatas kedudukan, kekayaan, dan kepemilikan barang. Ingat saja, bahwa si multibilyuner dolar, Mark Zuckerberg, pemilik Facebook tidak mendapatkan gengsinya melalui pesta-pesta bermiliar dolar, gonta-ganti mobil, mengejar jabatan dengan menghalalkan segala cara.

Ia sekadar anak kos-kosan yang rajin mengulik, berkreasi dan berinovasi, sampai bisa membuahkan produk yang berharga dan populer seantero dunia. Kita lihat, “self image” di mata publik bisa dilandasi oleh beberapa domain penting dalam kehidupan ini, seperti prestasi, pengalaman, kepahlawanan, tata krama, tata bahasa, kinerja, ekspertis, kearifan yang lebih mengarah pada “being” seserang dibandingkan dengan “having” seseorang.

Ini tentunya kabar baik bagi setiap individu yang juga ingin meningkatkan “gengsi”-nya tapi belum tahu dari mana sumbernya.

Kita bisa menggaris bawahi bahwa kita memang perlu senantiasa menjaga kebugaran fisik, intelektual, emosional dan spiritual kita, sebagai modal untuk menganalisa, memperbaiki, mengembangkan diri sendiri, berkreasi, berprestasi, menonjol, sehingga kemudian bisa merespek diri sendiri, lalu menjaga hakekat “qualities” diri kita sebagai fitur gengsi.

Sudah tidak zamannya lagi kita merasa gengsi naik sepeda, ketimbang berkendaraan mobil, dan seharusnya malah lebih bangga bahwa kita bugar menjaga kesehatan. Atau sebaliknya perlu memiliki Blackberry seri terbaru, tetapi gaptek dalam menggunakannya? Menunjang program “busway” adalah salah satu bukti bahwa kita bisa mengangkat harga diri melalui prinsip efisiensi dan efektivitas, dimana kita bisa lebih cepat sampai tujuan tanpa harus bermacet-macet duduk bengong di dalam mobil mewah kita, dengan membayar joki pula.

Gengsi antar kota study itu benar dan HARUS. Karena, secara tidak langsung kita mengangkat tempat di mana kita menimbah ilmu. Dan sifat bergengsi juga menunjukkan kita untuk membelah harga diri kita masing-masing.
Tetapi, dengan cara apa kita bergengsi?
manakah yang lebih bergengsi?
kembali ke pribadi kita masing-masing.


Gambar di bawah ini menunjukkan bahwa sifat orang yang suka berteriak (berbicara) di blakang-blakang.

Jujur saja, saya pribadi senang jika kita beradu pendapat di saat-saat kita bersama-sama. Seperti: Rapat, Seminar, Diskusi-diskusi, Berdebat, dll. Apalagi membutuhkan waktu yang cukup lama, yang se-tahun sekali.

Ini tidak mudah, kita harus manfaatkan baik-baik.
Walaupun, jika dilihat bahwa sifat itu memalukan. Kembali ke pribadi kita masing-masing saja, untuk menyikapinya.

Sodaraku skali lagi, Mat Tahun Baru. "smoga di tahun baru ini ada sesuatu yang baru, yang bisa membuat hidup kita lebih baik dan lebih dekat dekat Tuhan."
Maafkan semua perilaku-perilaku saya yang mungkin telah membuat kamu tidak suka sama saya dan membuat kamu, mengaggap saya orang yang mengarah ke sisi negatif (-).

PESAN: "DENGARKAN SUARA HATIMU YANG MENGARAH KE SISI POSITIF (+)."
Read more

0 Backgroundku sayang backgroundku malang, harus diperjuangkan!

Oleh: Wayai Deto*)


Backgroundku sayang backgroundku malang, harus diperjuangkan!


Kau adalah asli dari semua

Kau di persatukan dari berbagai bahan-bahan alami

Rotan, alang-alang, kayu, buluh burung, taring gigi babi,…

Kau telah membentukku

Aku di lahirkan, beristrahat, tempat aku untuk hidup

Bukan hanya aku

Teman-temanku juga sama seperti ku

Kami yang murni dari engkau

Tapi sayang, kau sering dilupakan

Kau yang di bentuk dari rotan, alang-alang, kayu, buluh burung, taring gigi babi,…

Kini telah diubah menjadi seng, genteng, paku, semen, benang, …

Bahan-bahan yang bukan seperti engkau

Oh maaf kan aku

Aku pun sudah melupakanmu

Aku jujur kalau aku melihat kamu

Aku teringat atas kelahiranku, tempat beristrahat, tempat untuk aku hidup

Aku masih ingat padamu

Aku tak akan melupakan mu hingga akhir hidupku

Dari kakek, nenek moyang kami sampai aku

Telah kau bentuk

Inilah aku, sama seperti kakek,nenek moyangku

Aku akan berusaha untuk menjaga nama baik, segala pencuri, perusak

Yang berniat jahat padamu

Oh Tuhan dia sangat berarti padaku

Tuhan, kau telah menitipkanku lewat dia

Aku mohon ya Tuhan

Kau turut membantu dalam perjuangan ku

Untuk mempertahankan dia

Tuhan oh Tuhan melalui Kau dia di bentuk, melalui dia aku dibentuk

Aku yakin perjuangan ku adalah perjuangan Mu

Oh Backround ku sayang, backround ku malang

Kau akan selalui kekal dan abadi untuk selama-lamanya
Read more

0 “KISAH SEEKOR BURUNG”

Oleh: Wayai Deto*)


SORE HARI YANG SURAM

Sore hari yang suram, Sekawanan burung menghabiskan waktu untuk bermain dan mencari makan di jalan utama. Tanpa terduga sebuah truk besar melaju dengan cepatnya. Maka terjadilah kisah yang menyedihkan, seekor burung terbaring tak berdaya

Burung ternyata juga punya perasaan. Walaupun burung malang itu telah tiada, datanglah seekor burung terbang mendekat. Seperti keluarga, burung itu tampak tidak dapat mempercayai sebuah kenyataan yang terjadi pada burung malang itu.

Tak lama setelah itu, datanglah sebuah mobil dengan cepatnya melintas disamping burung malang itu sehingga tubuh burung malang itu terhempas oleh angin. Karena melihat burung malang itu seolah olah hidup, maka burung tadi cepat cepat terbang menghampirinya lagi.

Dia disampingnya dan seolah olah berteriak “Mengapa kamu tidak bangun bangun

Sayang, burung malang itu sudah tak dapat lagi mendengarnya. Sementara itu, dia mencoba mengangkat tubuh burung malang itu.

Tentu saja dia tidak kuat menanggung beban. Begitu ada mobil lewat dia cepat cepat pergi, setelah mobil itu berlalu cepat cepat pula ia menghampiri lagi.

Meskipun burung burung lain tidak menghiraukannya, dia tetap tidak pernah menyerah. Dia berusaha sebaik baiknya dan sekuat tenaga dan mengangkatnya ke atas demi melihatnya terbang kembali. Tapi mobil datang lagi dengan cepatnya dan membuat mayat burung itu berputar putar seolah olah hidup dan hendak terbang ke angkasa.

Dia telah menggunakan seluruh energinya, tetapi

Sang fotografer mengatakan ia tidak dapat mengambil foto burung itu lagi karena ia kuwatir terhadap burung yang hidup itu akan terluka oleh mobil mobil yang melintas. Jadi ia mengambil mayat burung itu dan menaruhnya di pinggir jalan.

Burung yang hidup tadi hinggap di pohon terdekat dan berlama lama seakan menangis dengan bernyanyi dan menolak untuk pergi meninggalkan burung malang tadi.
Read more

0 Kawan, Itu ko ka? ;-)

Oleh: Wayai Deto*)


..........T E M A N..........


Teman,
kata sederhana yang tidak mudah ditemukan dalam kenyataan

Teman,
tak semua yang dekat bisa berlabelkannya

Teman,
ada kerinduan untuk selalu dapat bertemu dengan sosok sepertinya

Pernahkah kau temukan seseorang yang
senantiasa setia di sisimu
kala kau jatuh dan hilang asa.

Pernahkah kau dapati sesosok makhluk
yang selalu tahan mendengar kisahmu
kala angin membawa berita-berita busuk tentangmu.

Pernahkah handphone berdering di tengah malam,
hanya untuk sebuah kalimat pendek
“Apa Kabar Imanmu Malam ini ?”

Pernahkah kau tangkap butiran air mata
yang disembunyikan, sehabis doa panjang
yang padanya terselip namamu.

Dialah teman sejatimu

Teman itu koi kaa....?
Read more

0 DIARY dan ALBUM FOTO ITU PENTING

Oleh: Wayai Deto*)

TERNYATA DIARY dan ALBUM FOTO ITU PENTING

Otak sebagai andalan utama mengingat semua kisah atau kenangan telah tidak mencukupi lagi. Alat bantu untuk memudahakan dan membantu agar bisa mengingat kembali adalah Tulisan di DIARY dan Foto di ALBUM FOTO. Tulisan yang kita tulis adalah menceritakan tentang saya terhadap saya, saya dan dia, saya dan mereka, saya dan kami, dia dan mereka, dia dan kami, kami dan mereka atau cermin antar sesama. Dan Foto yang kita ambil adalah foto apa saja, yang penting kita mampu untuk mengabadikannya.

Foto yang kita temukan di tengah jalan tidak mampu berbicara banyak. Demikian pun foto yang kita terima dari teman bicara di telepon genggam. Lian halnya dengan foto teman yang pernah menuntut ilmu di sekolah yang sama.

Kini kita dapat memandangi foto teman-teman kita. Betapa foto-foto itu dapat menampilkan segudang peristiwa. Kelincahan gerak, keceriaan raut, kesejukan kata-kata, dan lain-lain, hadir kembali. Perkara-perkara yang mengesankan atau tidak mengesankan, ada di pelupuk mata.

Singkat kata, foto-foto itu menghadirkan kehidupan. Apalagi, hal itu disertai dengan pengalaman. Dengan begitu, jadilah kehidupan yang hadir itu semakin hidup, yang di dalamnya “aku” terlibat. Kekuatan inilah yang layak kita kembangkan.

Kalau begitu, tulisan ini bukan lagi sekadar kenangan, melainkan tulisan yang memuat gejolak. Dan, gejolak itu adalah kerinduan terciptanya komunitas “yang tersebar” untuk berjuang. Tulisan ini mengajak kawan-kawan untuk menyadari “ pentingnya DIARY dan FOTO ALBUM”.

Setiap saat di setiap manusia PASTI memunyai kisah/kenangan entah itu; ketemu orang-orang yang sangat lemah kebutuhan ekonominya, ke warnet, kampus, bermain, dan lain sebagainya. Pokoknya banyak sekali kisah/kenangan yang umat manusia alami selama 24 jam.

Untuk itu DIARY dan ALBUM FOTO juga berfungsi sebagai melihat kembali kisah/kenangan yang telah terlalui. Dan bisa mengambil tindakan dalam kehidupan sehari-hari dengan beracuan di Diary dan Album foto.

Kita hidup sekali di Dunia ini. Tetapi, kita hidup selama-lamanya (kekal) di Sorga. Di sana adalah tempat yang Tuhan sudah siapkan bagi orang-orang yang berjalan sesuai jalan Tuhan.

Menggali sedikit tentang kehidupan. Kalau kita hanya mencari agar kita bisa sukses, kita juga harus mempersiapkan kematian yang sukses. Mengapa kita sering kali tidak tahu bahwa ada kehidupan yang lebih baik? Mari kawan-kawan, Tanya ke pribadi masing-masing.

Jadi, kehidupan kekal/abadi akan di peroleh jika umat manusia bisa mengoleksi kisah/kenangan itu. Kisah/kenangan yang baik itu sebagai acuan untuk ditanamkan dan kembangkan.

Sedangkan, yang buruk kita evaluasi ulang minta pengampunan pada-Nya. Dan berjanji pada diri sendiri agar tetap kuat menghadapinya.

Setiap kegiatanmu HARUS kamu abadaikan, entah itu dalam bentuk Diary maupun Foto. Sambil kamu melangkah kamu membuka Diary dan Album foto agar bisa menyesuiakan diri dan memilih berjalan di arah yang benar.

Hidup kita bagaikan cermin, “kalau kita marah di cermin akan balas marah. Tetapi, kalau kita senyum di cermin akan ada balasan senyuman yang lebih indah dari yang kau berikan.” Itulah dasar hidup manusia.
Jadi, DIARY dan ALBUM FOTO itu sangat berguna sekali.
Read more

0 AYAT 2 PASAL 113 UU KESEHATAN HILANG, MENKES TEGANG MASYARAKAT ENJOY

Oleh: Wayai Deto*)

AYAT 2 PASAL 113 UU KESEHATAN HILANG, MENKES TEGANG
MASYARAKAT ENJOY


Pasal 113 ayat 2 dihilangkan setelah disahkan pada 14 September 2009. Ayat itu berkaitan dengan rokok. “Pada waktu disahkan di paripurna, Pasal 113 UU Kesehatan masih berisi 3 ayat. Namun pada waktu UU itu dikirim ke Presiden untuk ditandatangani, ternyata pasal itu hanya berisi 2 ayat, di mana ayat 2 yang ikut disahkan di paripurna ternyata dihapus," ujar anggota pengurus harian YLKI Tulus Abadi.

Mengapa Menteri Kesehatan (MENKES) tegang? Karena, menurutnya ayat tersebut menyangkut soal tembakau dan hilang dari UU Kesehatan yang baru saja direvisi. Sementara banyak pihak menilai hilangnya ayat tembakau merupakan konspirasi jahat dan harus diusut.

Dan Pakar hukum pidana dari Universitas Indonesia (UI) Prof. Dr. Rudi Satrio menyatakan hilangnya 'ayat tembakau' dalam Undang-Undang Kesehatan merupakan 'konspirasi jahat' yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab. Ada dugaan bahwa konspirasi tersebut berhubungan erat dengan salah satu pemodal yang berani bayar mahal untuk menghilangkan ayat tembakau tersebut.

Ayat 2 Pasal 113 UU Kesehatan itu berbunyi, "Zat adiktif sebagaimana dimaksud pada ayat 1 meliputi tembakau, produk yang mengandung tembakau, padat, cairan dan gas yang bersifat adiktif yang penggunaannya dapat menimbulkan kerugian bagi dirinya dan atau masyarakat sekelilingnya."

Peristiwa hilangnya ayat tentang rokok di UU Kesehatan tidak mengguncangi masyarakat. Walaupun, DPR di tuntut memperjelas kasus tentang ayat yang hilang ini. Mengapa masayarat enjoy disaat tegangnya MENKES? Masyarakat menganggap ini merupakan hal tipuan belaka. Karena, meskipun ayat 2 pasal 113 UU Kesehatan itu direvisikan itu hanya berhenti sampai di situ.

Ayat 2 pasal 113 UU Kesehatan tidak sepenuhnya dilakukan oleh masyarakat. Karena, kurangnya penyuluhan dari pihak kesehatan dan kurang kerja yang baik dari pihak pemerintahan. Sehingga masyarakat semakin tidak menyadari diri bahwa Ayat 2 Pasal 113 UU Kesehatan itu berbunyi, "Zat adiktif sebagaimana dimaksud pada ayat 1 meliputi tembakau, produk yang mengandung tembakau, padat, cairan dan gas yang bersifat adiktif yang penggunaannya dapat menimbulkan kerugian bagi dirinya dan atau masyarakat sekelilingnya."

Jika tidak ada penyuluhan dari pihak kesehatan yang menjelaskan tentang bahayanya merokok dan tidak aktifnya mempraktikkan ayat 2 pasal 113 UU Kesehatan dari pihak pemerintahan. Maka, kenapa ada permasalahan tentang ayat yang hilang. Dan lebih baik ayat hilang itu dibiarkan saja. Karena, masyarakat juga tidak ada kesadaran diri akan bahayanya merokok.

Meskipun ada tertulis di luar kulit dos rokok, “merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan, dan janin.” Hal ini tidak dapat menyubah mereka yang telah merokok. Kalau rokok itu bahan utamanya adalah tembakau, mengapa tidak ada UU Kesehatan tentang pemusnahan tembakau? Ini akan lebih baik. Walaupun, jangka waktunya lama.

Pemusnahan tembakau akan membuat masyarakat tidak ada lagi sakit akibat rokok, pihak kesehatan tidak repot, dan DPR tidak perlu lagi mengurus Ayat 2 Pasal 113 UU Kesehatan itu. Tanpa memperdulikan pajak dari hasil tembakau. Jika begini, tidak ada lagi permasalahan di ayat yang hilang ini. Tinggal bagaimana memberikan bantuan kepada petani-petani tembakau ini agar mereka dapat menggantikan tanaman tembakau menjadi tanaman yang lain. “Mikir gini aja repot,” kata Gusdur.
Read more

0 HARUS "LAWAN" UNTUK MENGHENTIKAN!

Oleh: Wayai Deto*)

Saya Hanya Bisa Membagi Untuk Sama-sama Menyuarahkan dan “praktik”


Masalah-masalah di Tanah Pembantaian SUDAH dan SEDANG terjadi, tidak tahu kapan berhentinya. Masalah-masalah seperti: Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Tanah Cenderawasih.

Kalau ini terjadi terus-menerus (silir berganti), akan ada kata, “ di Tanah Cenderawasih PERNAH ada Rakyat murni Papua Barat.” Berarti saat itu Rakyat murni Papua Barat SUDAH habis/punah. Apakah kita HARUS berdiam terus? Apakah kita HARUS berbicara ? Dengan cara apa kita berbicara? Kita HARUS LAWAN dengan kata-kata (bahasa tulisan) 35% dan dengan TINDAKAN 65%.

Sedikit tentang realita yang sudah dan sedang terjadi di Tanah Cenderawasih.

A. SUMBER DARI WARNET

4 Pelaku Pembunuhan Kasat Intel Polres Sorong Selatan Ditangkap


Thursday, 08 January 2009

JAYAPURA-Empat tersangka kasus tewasnya Kasat Intel Polres Sorong Selatan AKP Supriyono yang dikeroyok warga pada malam pergantian tahun lalu, kini sudah ditangkap polisi. Keempat pelaku ini, masing-masing diketahui berinisial JK (18), MK (37), ON (24) kini telah resmi ditahan penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Polda Papua.

Direskrim Polda Papua, Kombes Pol Drs Paulus Waterpauw mengatakan ada 4 orang pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap korban hingga tewas. "Keempat pelaku sudah ditangkap 3 hari lalu, kemudian dibawa dari Polres Sorong Selatan menuju ke Polresta Sorong kemudian dengan pesawat dikirim ke Mapolda Papua, Selasa (6/1) sore guna penyidikan lebih lanjut," ungkap Direskrim Paulus Waterpauw.

Penangkapan terhadap keempat pelaku ini, menurut Direskrim, berkat koordinasi antara aparat kepolisian dengan tua-tua adat dan tokoh adat setempat sehingga mereka menyerahkan keempat pelaku. Hanya saja, lanjut Paulus Waterpauw, para tokoh adat dan tua-tua adat setempat meminta agar kasus yang melibatkan keempat pelaku ini ditangani oleh Polda Papua.

Dalam penanganan kasus ini, Direktorat Reserse dan Kriminal Polda Papua mengirimkan tim penyidik ke Sorong Selatan untuk membackup Polres Sorong Selatan. Dari hasil pemeriksaan secara intensif yang dilakukan oleh penyidik, lanjut Direskrim, keempat pelaku mengakui perbuatan melakukan pengeroyokan hingga membuat korbannya tewas, hanya saja masing-masing memiliki peran, yakni memukul dengan balok, membacok korban dengan parang dan melakukan pemukulan.

"Mereka mengakui melakukan hal itu karena mereka marah dimana sebelumnya ada kabar yang berkembang bahwa salah seorang anggota keluarganya ditembak. Pada saat itu, korban keluar dan berada di TKP sehingga langsung dikeroyok hingga tewas," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya langsung menetapkan keempat pelaku ini sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 170 KUHP dan pasal 351 ayat 3 KHUP dengan ancaman hukuman maksimal diatas 7 tahun penjara. "Keempat tersangka resmi kami tahan Rabu (7/1) kemarin," kata Direskrim.

Pada prinsipnya, imbuh Direskrim, pihaknya akan tetap memperhatikan hak-hak tersangka termasuk akan didampingi penasehat hukum (PH) yang saat ini dalam perjalanan dari Sorong, begitu juga dengan tersangka yang masih dibawah umur.

Sebelumnya, pada malam pergantian tahun 2008 ke 2009 di Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel) sempat ricuh karena terjadi bentrok antara aparat Polres Sorsel dengan masyarakat di daerah Wernas, Distrik Teminabuan, yang mengakibatkan seorang warga tewas tertembak.

Di samping itu, Kasat Intel Polres Sorsel AKP Supriyono tewas setelah mendapat luka bacok di kepalanya. Bentrok ini, berawal ketika anggota Polres Sorsel melakukan patroli pengamanan tahun baru dan saat itu anggota menghampiri masyarakat yang main petasan di jalan raya, karena dianggap cukup berbahaya sehingga aparat menegur.

Namun rupanya masyarakat tidak terima akhirnya terjadi adu mulut, sehingga anggota Polres Sorsel melanjutkan kembali patroli. Tidak lama kemudian, ketika salah satu anggota Polres Sorsel yang akan menuju ke Mapolres melewati daerah Wernas langsung dipukul oleh sejumlah masyarakat, sehingga mengakibatkan seorang bintara remaja tersebut mengalami luka lebam.

Lalu, sejumlah anggota Polres tiba di TKP untuk mengamankan pelaku, ternyata disana sudah siap sejumlah masyarakat yang menghadang aparat dengan senjata tajam dan masyarakat tidak mengijinkan pelaku dibawa, hingga akhirnya terjadi pertikaian, hingga seorang warga tewas tertembak dan Kasat Intel AKP Supriyono yang terkena luka bacok dikepala dalam kondisi kritis diruju ke RSUD Sorong, namun nyawanya tidak terselamatkan.


Kriminal
Meninggal Atas Kelalaian Sendiri


Tuesday, 03 March 2009
SENTANI-Kasus kematian Melki Mandowen(30) yang tenggelam di Danau Sentani tepatnya Restoran Honggorian Kampung Nendali Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura, Sabtu (30/2).

Murni tenggelam karena kehabisan oksigen sesuai dengan hasil visum yang dilakukan oleh Dokter didukung keterangan 2 saksi yang bersama dengan korban yakni Yance Yas dan Jimi Ondi di Mapolsek Sentani Timur Sabtu (30/2). “ TENGGELAMAM KARENA MASALAH EKONOMI”. Inti Permasalahannya.
(Selengkapnya... )



Dua Staff Yayasan Dianiaya Orang Mabuk

Ditulis Oleh RWN
Tuesday, 03 March 2009

Diduga Pelaku Tidak Terima Saat Ditegur
JAYAPURA-Lagi-lagi minuman keras (miras) menjadi penyebab atau pemicu tindakan melanggar hukum. Seperti kasus penganiayaan yang dilaporkan oleh Lukas (30) warga Batu Putih Polimak, Jayapura Selatan ke Mapolresta Jayapura, Senin (2/3).
(Selengkapnya... )
“MINUMAN KERAS JADI PENYEBAB.” Ini inti permasalahannya.



Dua Oknum Polisi Akan Disidang Disiplin

Ditulis Oleh RWN
Tuesday, 03 March 2009

Yang Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam
JAYAPURA-Dua oknum polisi yang terjaring dalam operasi di tempat hiburan malam, Sabtu (28/2) akan diajukan dalam sidang disiplin di Polresta Jayapura. Kapolresta Jayapura, AKBP Roberth Djoenso SH didampingi Kanit P3D Iptu W Ayomi menegaskan bahwa pihaknya tidak mentolelir terhadap oknum anggota Polresta Jayapura yang kedapatan masuk di tempat hiburan malam, baik bar, diskotik dan karaoke yang ada di Kota Jayapura.
(Selengkapnya...)
“ KEPOLISISAN JUGA PUNYA MASALAH.”



Polresta Ringkus DPO Kasus Korupsi di Serui

Ditulis Oleh humas
Saturday, 14 February 2009

Saat Transaksi di Bank Mandiri
JAYAPURA-Tim Opsnal Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Jayapura berhasil meringkus Direktur Utama CV Victorindo, Ir VH (34) saat melakukan transaksi di Bank Mandiri Cabang Jayapura, Jl Jenderal Ahmad Yani Jayapura, Jumat (13/2) sekitar pukul 16.00 Wit kemarin.
(Selengkapnya... )
“MEREKA BUKAN HANYA MEMBUNUH. TETAPI, MENCURI.”




Tiga Kawanan Copet di Kapal Putih Dibekuk


Ditulis Oleh humas
Saturday, 14 February 2009

Pelaku Sempat Dihajar Penumpang
JAYAPURA-Tiga orang komplotan copet yang diduga sering beroperasi di atas kapal penumpang PT Pelni (kapal putih) berhasil dibekuk beberapa saat setelah melakukan mencuri beberapa handphone milik penumpang KM Nggapulu, dalam perjalanan dari Biak menuju Pelabuhan Yos Soedarso Jayapura, Jumat (13/2) kemarin.
(Selengkapnya...)
“ PERMASALAHAN EKONOMI, KONFLIK ANTAR SESAMA “




Lagi...
• Korban Tewas Dalam Perjalanan ke RS
• Ditipu Puluhan Juta, Penjual Ikan Polisikan Pacar
• Perkosa Bocah, Seorang Pemuda Dimejahijaukan
• Di Sorsel, Kepala Kampung Diduga Dibunuh

<<> Akhir >>

Hasil 1 - 9 dari 81
[ Kembali ]

Kalau kita melihat DATA di atas, ini dari Bulan Januari, Fubruari, dan Maret. Itu Permasalahannya sampai 81. Tetapi, Yang kita masukan di atas hanya beberapa saja. Permasalahan ini terhitung HANYA yang terdata. Masih ada lagi yang lain, yang belum Terdata.


B. LIHAT SECARA LANGSUNG


1. Kabupaten Kerom, Distrik Arso Timur (Desa Wembi)


Sabtu (11/04-09) pukul 12.00 WP, Tim Kesehatan mengadakan pengobatan masal (pengobatan tiba-tiba) di Distrik Arso Timur tepatnya di Desa Wembi. Tim Kesehatan menempati Balai Desa dengan mengatas namakan utusan Rumah Sakit Kabupaten Kerom.

“Dari tahun-ke tahun biasa diadakan kegiatan ini dari Tim Kesehatan,” kata seorang warga Desa Wembi.
Tetapi, banyak warga yang tidak suka. Karena, Tim Kesehatan ini tiba-tiba apalagi di tahun 2009 ini tabrakan dengan Perayaan Paska.

Gambar di bawah ini adalah gambar Balai Desa yang digunakan oleh Tim Kesehatan itu. Di gambar terlihat jelas bahwa proses pengobatan sedang berlangsung.

Jenis pengobatan yang dilakukan sesuai dengan jenis sakit masig-masing. Tetapi, semua pasien (dari Desa Wembi) harus disuntik dan ini harus diselidiki. Karena, suntik yang digunakan HANYA satu suntik.

“Ini bisa dikatakan bahwa Tim Kesehatan ini berasal dari Tim-tim khusus yang dipake Indonesia (Pusat) untuk membasmi Rakyat Papua lewat HIV/AIDS.” Kata seorang dokter dari Kabupaten Kerom yang berinisial Mar S.

Tim Kesehatan ini berkeliling di Desa-Desa yang berada di Kabupaten Kerom dan Koya. Ini sangat disayangkan bagi Tong pu Rakyat asli Papua yang berada di Desa-desa terpencil. Karena, kegiatan ini SUDAH dan SEDANG berlangsung dengan jenis pengobatan yang sama.

Ditahun-tahun mendatang Rakyat Papua akan punah (habis) oleh berbagai macam target yang dibuat oleh NKRI. Salah satunya adalah penyebaran HIV/AIDS yang kita lihat setiap tahun MENINGKAT pada Rakyat Papua asli.

Pesan Penulis, “Sebelum Tim Kesehatan itu masuk di tong pu daerah-daerah yang terpencil, tong HARUS telusuri (cari tahu) dulu. Kemudian, tong lihat dong pu cara-cara.”
…………….MARI KO & SA HARUS SAMA-SAMA BERBICARA………….


2. GOA MARIA BUPER JAYAPURA, IBADAH PASKAH KE-2 BERNUANSA KHAS PAPUA. MRP DATANG TAK DIUNDANG PULANG TANPA SEPATAH KATA

Senin (13/04-09) Pukul 11.15 WP, Ibadah Khas Papua diadakan Di Goa Maria BUPER Jayapura. Ibadah ini di Pimpin oleh Pastor Laurens. Dan umat yang hadir duduk berkelompok (persuku).

Ada Tujuh (7) Suku yang hadir, seperti: Fak-Fak, Sorong, Manokwari, Paniai, Moni, Dawa, dan Asmat. Pukul 12.15 WP, Ibadah Perayaan Ekaristi sudah selesai dan tiba saatnya untuk makan bersama sekaligus makan siang.

Makan siang ini dihibur oleh Para peMOB dan Penyanyi Lokal. Saat makan siang sedang berlangsung tiba-tiba datanglah sekelompok anggota MRP. Di antara sekelompok itu, ketua tidak hadir. Yang Hadir adalah Wakil dan anggotan MRP.

Mereka datang duduk diam bagaikan maling yang tertangkap basah. Pembawa Acara sudah mangatakan kepada mereka bahwa acara kami ini adalah Ibadah Perayaan Paska ke-2 yang bernuansa khas Papua dan di sini sudah hadir 7 suku. Tetapi, sungguh tidak ada respon apapun dari mereka.

Mereka hanya diam, diam, dan hanya diam. Apakah seperti beginikah MRP kita? Mereka kayaknya sedang menyembunyikan sesuatu. Karena, mereka datang tiba-tiba (tidak diundang), duduk diam, dan pergi tanpa ada sepatah kata pun.

Apa maksud semua ini? Apakah mereka marah karena mereka tidak diundang? Lalu apa usaha mereka demi Tanah Cenderawasih ini? Sudah sejauh mana usaha mereka? Mereka tinggalkan acara itu tanpa ada sepatah kata. Setelah sekelompok itu pergi, Para penyanyi atas nama Vatikano Grup menyanyikan lagu-lagu Reggae, Caca, dan Slow ( biasa dikatakan Polo).

Umat semua bangkit berdiri dan bergoyang badan mengikuti Irama Lagu. Wow….. Ternyata ada dua pandangan yang dinilai oleh sebagian umat tentang lagu-lagu yang dibawakan oleh Vatikano Grup. Pandangan (+), Umat bergembira-ria disaat-saat situasi yang menegangkan. Dan pandangan (-), Umat merayakan paska ke-2 yang bernuansa khas Papua, Mengapa lagu-lagu yang dinyanyikan adalah lagu-lagu Reggae, Caca, dan Polo? Itukan mengajak umat untuk tinggalkan khas Papuanya.

Seharusnya, lagu-lagu Rohani yang memakai bahasa daerah dari suku masing-masing agar khas papua itu kentara dan tumbuh erat. Dan juga hal ini sesuai Konteks yang ada.

O ia, perlu diketahui! Saat-saat itu Keadaan Papua Barat ( Tanah Cenderawasih) sedang Tegang. Karena, Masalah Kemerdekaan Papua Barat. Dan perlu diketahui bahwa ini BUKAN masalah. Tetapi, ini SOLUSI agar Saya dan Ko BEBAS dari penjajahan ini.


3. TREK MENABRAK MOTOR, 1 NONA PAPUA TEWAS DAN 1 NONA PAPUA LUKA BERAT


Rabu (15/04-09) Pukul 14.10 WP, telah terjadi tabrakan yang dasyat antara Trek dan Motor (Trek menabrak Motor). Yang mengendarai Motor dua (2) Nona Papua keduanya adalah Siswi SMP 02 Waena Perumnas III, bernama Desy dan Rina.

Motor Honda Hitam berplat Hitam DS 5970 AC (04.14) Keluaran Tahun 2008. Desy menggonjengi Rina dan yang menyetir Trek Kurniawan Umur 46 Tahun (Orang Pendatang/Jawa). Trek Kuning berplat Hitam DS 9335 AA (11.13).

Tempat terjadi tabrakan BUKAN jalan Raya. Tetapi, Jalan Lorong-lorong/Gang-gang (di depan Gereja Katholik Waena Perumnas II). Tetapi, mengapa tabrakan itu sangat dasyat? Mengapa 1 nona Papua meninggal dan 1 nona Papua Luka berat/parah? Apakah yang terjadi, disaat-saat suasana yang tegang melanda Tanah Cenderawasih? Ada apa di balik ini?

Wow……… Ternyata penyetir Trek ini adalah seorang yang tidak jelas (bukan orang yang tidak normal). Karena, saat ditanya oleh warga dia hanya diam. “Saya juga kaget kejadian ini. Saya tidak mengantuk dan juga tidak minum minuman keras.” Kata sopir trek.

Lantas apa dibalik ini semua? Lucukan? Saat kejadian itu berlangsung pihak keamana tidak ada di tempat. Keluarga dari pihak 2 nona Papua ini, menyerahkan semua permasalahn ini kepada Pihak Kepolisian di Abepura. Karena, tidak tahu mau dibagaimanakan si sopir trek ini. Pihak Kepolisian langsung mengambil alih dan masalah selesai. Wah….wah….. Apakah hanya sampai di Pihak Kepolisian masalah itu bisa selesai?

Yang jelas bahwa si sopir trek ini sudah dituntut untuk menanggung biaya pengobatan mengobati 1 nona papua yang terluka parah tadi dan satu, dua tinju su masuk.

Orang-orang seperti si sopir tadi, bisa seenaknya berbuat begitu. Karena, mereka di bawah pengawasan/naungan Pihak POLRI dan TNI. Dan harus diketahui hal-hal semacam begini MASIH TERJADI dan AKAN TERJADI.

Pesan: Jangan selesaikan masalah secara HUKUM. Tetapi, selesaikanlah secara adat dan budaya masing-masing daerah di Tanah Cenderawasih.

Sejarah mengatakan, “ di Tanah Cenderawasih Adat dan Budaya adalah pertama dan utama di bandingkan Pemerintahan. Karena, jika dengan HUKUM akan menyusahkan dan memihak ke kaum penjajah. Dan ingat pepatah mengatakan, “LAIN LADANG LAIN SAWAH. LAIN MASALAH LAIN DAERAH.” HARUS ingat itu!
Read more

0 ADA APA DENGAN MRP SAAT-SAAT TEGANG BEGINI?

Oleh: Wayai Deto*)

GOA MARIA BUPER JAYAPURA, IBADAH PASKAH KE-2 BERNUANSA KHAS PAPUA. MRP DATANG TAK DIUNDANG PULANG TANPA SEPATAH KATA

Senin (13/04-09) Pukul 11.15 WP, Ibadah Khas Papua diadakan Di Goa Maria BUPER Jayapura. Ibadah ini di Pimpin oleh Pastor Laurens. Dan umat yang hadir duduk berkelompok (persuku).

Ada Tujuh (7) Suku yang hadir, seperti: Fak-Fak, Sorong, Manokwari, Paniai, Moni, Dawa, dan Asmat.

Pukul 12.15 WP, Ibadah Perayaan Ekaristi sudah selesai dan tiba saatnya untuk makan bersama sekaligus makan siang. Makan siang ini dihibur oleh Para peMOB dan Penyanyi Lokal.

Saat makan siang sedang berlangsung tiba-tiba datanglah sekelompok anggota MRP. Di antara sekelompok itu, ketua tidak hadir. Yang Hadir adalah Wakil dan anggotan MRP. Mereka datang duduk diam bagaikan malng yang tertangkap basah.

Pembawa Acara sudah mangatakan kepada mereka bahwa acara kami ini adalah Ibadah Perayaan Paska ke-2 yang bernuansa khas Papua dan di sini sudah hadir 7 suku. Tetapi, sungguh tidak ada respon apapun dari mereka.

Mereka hanya diam, diam, dan hanya diam. Apakah seperti beginikah MRP kita? Mereka kayaknya sedang menyembunyikan sesuatu. Karena, mereka datang tiba-tiba (tidak diundang), duduk diam, dan pergi tanpa ada sepatah kata pun.

Apa maksud semua ini? Apakah mereka marah karena mereka tidak diundang? Lalu apa usaha mereka demi Tanah Cenderawasih ini? Sudah sejauh mana usaha mereka? Mereka tinggalkan acara itu tanpa ada sepatah kata.

Setelah sekelompok itu pergi, Para penyanyi atas nama Vatikano Grup menyanyikan lagu-lagu Reggae, Caca, dan Slow ( biasa dikatakan Polo). Umat semua bangkit berdiri dan bergoyang badan mengikuti Irama Lagu. Wow….. Ternyata ada dua pandangan yang dinilai oleh sebagian umat tentang lagu-lagu yang dibawakan oleh Vatikano Grup.

Pandangan (+), Umat bergembira-ria disaat-saat situasi yang menegangkan. Dan pandangan (-), Umat merayakan paska ke-2 yang bernuansa khas Papua, Mengapa lagu-lagu yang dinyanyikan adalah lagu-lagu Reggae, Caca, dan Polo? Itukan mengajak umat untuk tinggalkan khas Papuanya.

Seharusnya, lagu-lagu Rohani yang memakai bahasa daerah dari suku masing-masing agar khas papua itu kentara dan tumbuh erat. Dan juga hal ini sesuai Konteks yang ada.

O ia, perlu diketahui! Saat-saat itu Keadaan Papua Barat ( Tanah Cenderawasih) sedang Tegang. Karena, Masalah Kemerdekaan Papua Barat. Dan perlu diketahui bahwa ini BUKAN masalah. Tetapi, ini SOLUSI agar Saya dan Ko BEBAS dari penjajahan ini.
Read more

0 1 di antara "Tak Terhingga" Pelanggaran HAM di Tanah Pembantaian (PAPUA)

Oleh: Wayai Deto*)

TREK MENABRAK MOTOR, 1 NONA PAPUA TEWAS DAN 1 NONA PAPUA LUKA BERAT

Rabu (15/04-09) Pukul 14.10 WP, telah terjadi tabrakan yang dasyat antara Trek dan Motor (Trek menabrak Motor). Yang mengendarai Motor dua (2) Nona Papua keduanya adalah Siswi SMP 02 Waena Perumnas III, bernama Desy dan Rina. Motor Honda Hitam berplat Hitam DS 5970 AC (04.14) Keluaran Tahun 2008. Desy menggonjengi Rina dan yang menyetir Trek Kurniawan Umur 46 Tahun (Orang Pendatang/Jawa). Trek Kuning berplat Hitam DS 9335 AA (11.13).
Tempat terjadi tabrakan BUKAN jalan Raya. Tetapi, Jalan Lorong-lorong/Gang-gang (di depan Gereja Katholik Waena Perumnas II). Tetapi, mengapa tabrakan itu sangat dasyat? Mengapa 1 nona Papua meninggal dan 1 nona Papua Luka berat/parah? Apakah yang terjadi, disaat-saat suasana yang tegang melanda Tanah Cenderawasih? Ada apa di balik ini?

Wow……… Ternyata penyetir Trek ini adalah seorang yang tidak jelas (bukan orang yang tidak normal). Karena, saat ditanya oleh warga dia hanya diam. “Saya juga kaget kejadian ini. Saya tidak mengantuk dan juga tidak minum minuman keras.” Kata sopir trek.

Lantas apa dibalik ini semua? Lucukan? Saat kejadian itu berlangsung pihak keamana tidak ada di tempat. Keluarga dari pihak 2 nona Papua ini, menyerahkan semua permasalahn ini kepada Pihak Kepolisian di Abepura. Karena, tidak tahu mau dibagaimanakan si sopir trek ini. Pihak Kepolisian langsung mengambil alih dan masalah selesai.

Wah….wah….. Apakah hanya sampai di Pihak Kepolisian masalah itu bisa selesai?

Yang jelas bahwa si sopir trek ini sudah dituntut untuk menanggung biaya pengobatan mengobati 1 nona papua yang terluka parah tadi dan satu, dua tinju su masuk.

Orang-orang seperti si sopir tadi, bisa seenaknya berbuat begitu. Karena, mereka di bawah pengawasan/naungan Pihak POLRI dan TNI. Dan harus diketahui hal-hal semacam begini MASIH TERJADI dan AKAN TERJADI.

Pesan: Jangan selesaikan masalah secara HUKUM. Tetapi, selesaikanlah secara adat dan budaya masing-masing daerah di Tanah Cenderawasih. Sejarah mengatakan, “ di Tanah Cenderawasih Adat dan Budaya adalah pertama dan utama di bandingkan Pemerintahan. Karena, jika dengan HUKUM akan menyusahkan dan memihak ke kaum penjajah.

Dan ingat pepatah mengatakan, “LAIN LADANG LAIN SAWAH. LAIN MASALAH LAIN DAERAH.” HARUS ingat itu!
Read more

0 HIV / AIDS HARUS DIPERHATIKAN DARI KAMPUNG-KAMPUNG KE KOTA

Oleh: wayai Deto*)


Kabupaten Kerom, Distrik Arso Timur (Desa Wembi)

Sabtu (11/04-09) pukul 12.00 WP, Tim Kesehatan mengadakan pengobatan masal (pengobatan tiba-tiba) di Distrik Arso Timur tepatnya di Desa Wembi.

Tim Kesehatan menempati Balai Desa dengan mengatas namakan utusan Rumah Sakit Kabupaten Kerom.

“Dari tahun-ke tahun biasa diadakan kegiatan ini dari Tim Kesehatan,” kata seorang warga Desa Wembi. Tetapi, banyak warga yang tidak suka. Karena, Tim Kesehatan ini tiba-tiba apalagi di tahun 2009 ini tabrakan dengan Perayaan Paska.

Gambar di atas ini adalah gambar Balai Desa yang digunakan oleh Tim Kesehatan itu. Di gambar terlihat jelas bahwa proses pengobatan sedang berlangsung.

Jenis pengobatan yang dilakukan sesuai dengan jenis sakit masig-masing. Tetapi, semua pasien (dari Desa Wembi) harus disuntik dan ini harus diselidiki. Karena, suntik yang digunakan HANYA satu suntik.

“Ini bisa dikatakan bahwa Tim Kesehatan ini berasal dari Tim-tim khusus yang dipake Indonesia (Pusat) untuk membasmi Rakyat Papua lewat HIV/AIDS.” Kata seorang dokter dari Kabupaten Kerom yang berinisial Mar S.

Tim Kesehatan ini berkeliling di Desa-Desa yang berada di Kabupaten Kerom dan Koya. Ini sangat disayangkan bagi Tong pu Rakyat asli Papua yang berada di Desa-desa terpencil. Karena, kegiatan ini SUDAH dan SEDANG berlangsung dengan jenis pengobatan yang sama.

Ditahun-tahun mendatang Rakyat Papua akan punah (habis) oleh berbagai macam target yang dibuat oleh NKRI. Salah satunya adalah penyebaran HIV/AIDS yang kita lihat setiap tahun MENINGKAT pada Rakyat Papua asli.

Pesan Penulis, “Sebelum Tim Kesehatan itu masuk di tong pu daerah-daerah yang terpencil, tong HARUS telusuri (cari tahu) dulu. Kemudian, tong lihat dong pu cara-cara.”
…………….MARI KO & SA HARUS SAMA-SAMA BERBICARA………….
Read more

0 Arti Bola Bulat

Mengapa Bola Itu Bulat?

Oleh: Wayai deto*)

Siapa bilang bola itu loncong? Siapa yang bilang bola itu cekung atau lengkung? Mana ada bola loncong, tidak ada. Di seluruh dunia, dimana-mana, kalau dibilang bola, pasti saja bentuknya bulat.

Bola itu tidak akan bulat, kalau bola itu kempes, pecah atau ditindis. Dalam ruangan ini, kita hanya bicara bola sepak dan bola billiard.

Bola sepak dan bola billiard sama-sama bulat tetapi terdapat banyak perbedaan. Bola sepak ukurannya besar, sedangkan bola billiard ukurannya kecil. Dalam permainan, bola sepak dimainkan oleh 22 orang, bola billiard dimainkan oleh 2 orang bergiliran, tetapi jumlah bolanya 15 buah.

Bola sepak dimainkan dilapangan terbuka, sedangkan billiard dimainkan diatas meja dalam ruangan tertutup.
Disini yang ingin dibicarakan ialah, mengapa bola itu bulat? ini pertanyaan penting yang perlu dipahami oleh penggemar sepakbola dan pebilliard dimana saja berada.

Mengapa bola itu bulat?

Pertama, kalau bola itu tidak bulat, maka bola akan lari miring atau pincang. Oleh sebab itu, agar bola bergerak sesuai keinginan si penendang atau penyodok, maka bola harus bulat. Bulatnya bola ini menimbulkan keadilan, sportifitas, tidak memihak sebelah atau fair play.

Kedua, kebulatan bola ini mengajak setiap atlit billiard maupun sepakbola untuk tunduk kepadanya. Mengapa? Karena bola itu tidak memihak siapa-siapa. Walaupun dia seorang pemain terkenal, dijagokan, diandalkan, disebut-sebut. Tetapi dihadapan bola, semua sama. Itulah arti mengapa bola itu bulat.
Read more

Delete this element to display blogger navbar

 
Powered by Blogger