0 » LUCKY DUBE LYRICS - ALBUMS + Top Hits

Read more

0 RASTA PAPUA: Videos by Lucky Dube [Youtube]

Read more

1 DOGIYAI, POLISI BANDAR (AGEN) TOGEL, DAN GABUNGAN TNI/POLRI (MILITER) MENEMBAK MASYARAKAT SIPIL

Oleh: Wayai DETO *)



Foto Ilustrasi


KABUPATEN DOGIYAI, PAPUA

Kabupaten Dogiyai adalah sebuah kabupaten di Provinsi Papua, Indonesia. Wilayah kabupaten ini dulu tercakup dalam Kabupaten Nabire. Pusat pemerintahan Kabupaten Dogiyai secara definitif berada di Kigamani, Distrik Kamu.

Kabupaten ini dibentuk pada tanggal 4 Januari 2008 berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2008, bersama-sama dengan pembentukan 5 kabupaten lainnya di Papua. Peresmiannya dilakukan oleh Mendagri Mardiyanto pada tanggal 20 Juni 2008 di Nabire.

Togel yang kita ketahui bersama adalah Judi Dunia, kini telah menjadi rutinitas di setiap kalangan masyarakat Papua untuk beradu otak dengan hitungan. Masyarakat papua menjadikan kebiasaan ini sebagai sumber untuk memenuhi kebutuhan pribadi maupun keluarga (kalau pun kena). Dalam kutipan, Etnografi Irian Jaya 1993: Mata Pencaharian/Sumber Hidup (Suku Ekagi/Mee), halaman 179, di tulis oleh Agus A. Alua, adalah berkebun secara tradisional. Karena, makanan pokok bagi Suku Ekagi/Mee adalah Petatas dan Keladi.

POLISI BANDAR (AGEN) TOGEL
Judi Dunia yang disebut TOGEL, telah menghilangkan/menyingkirkan aktifitas berkebun. Masyarakat Papua tergiur akan kemudahan untuk mendapatkan uang melalui berjudi. Polisi yang dikenal sebagai: Keamanan, Pengayomi masyarakat, dan bersahabat ini memang sejak dahulu sudah bertolak belakang dengan hal-hal itu. Hampir semua Kabupaten yang ada di Pulau Papua telah ada Judi Dunia ini dan Bandarnya adalah Kepolisian setempat. Beberapa contoh kasus yang serupa, seperti: Kabupaten Deiyai pada Jumat (10/09-10)/( http://wayai-deto.blogspot.com/2010/09/nama-baik-kabupaten-deiyai-tercoreng.html)-, Kabupaten Paniai pada tanggal 24 Mei 2009 (Polisi hanya menagih untuk uang rokok, tepatnya di Ujung Utara Lapangan Terbang), Kabupaten Nabire pada 08 Desember 2007 (Polisi hanya menagih untuk uang rokok, tepatnya di Jalan masuk SMA/SMP Yapis dalam), Jayapura pada 10 Maret 2010 (Polisi hanya menagih untuk uang rokok, tepatnya di Padang Bulan), Kabupaten Dogiyai giliran pada tahun ini tepatnya Kamis (14/04-11), dan pastinya hal yang serupa terjadi di Kabupaten-Kabupaten yang lain hanya saja belum diangkat/di ekspos serta di satu Kabupaten agen Judi Dunia ini bisa terdapat lebih dari 10 agen.

GABUNGAN TNI/POLRI (MILITER) MENEMBAK MASSA SIPIL.
Skenario terjadinya kasus Judi dan HAM di Kabupaten Dogiyai yang sangat lucu: Judi Dunia Bandarnya POLISI (Polisi malah mengajak masyarakat untuk berjudi), masyarakat kena, uang disita KAPOLSEK, masyarakat menuntut, dan Polisi pun menembak Massa Sipil yang tidak ada sangkut-paut dalam persoalan ini demi membodohi massa setempat pada khususnya.

Dari data yang dikumpulkan hingga saat ini Domin Auwe (25) ditembak mati di depan Polsek Moanemani, Otin Yobe (23) kena tembak di dada hingga menembus ketiak, dan Amon Pigai (23) ditembak pada pinggang dan dada.
Pada 14 April, pukul 12.00 WP malam hari, Amon dan Otin dilarikan ke RSUD Nabire dalam kondisi kritis. Selanjutnya, 14 April, sekitar pukul 08.00 WP, Aloisius Waine (35), ditembak mati. Hingga berita ini diturunkan, Humas Polda Papua, Kombes Pol. Wachyono, ketika dikonfirmasi Jubi, melalui pesan singkat kepada telpon genggamnya, Kamis sore belum memberikan tanggapan.

Jumat, (15/04-11) dua pemuda di temukan dalam keadaan yang tidak bernyawa. Kedua mayat yang ditemukan tersebut adalah Kris Pigome asal Kampung Pouwouda dan Markus Goo, anak Kepala Kampung Tuwaida, Distrik Kamu Selatan, Kabupaten Dogiyai. Mereka berdua ditemukan tewas mengenaskan, di lokasi Jalan Trans Nabire - Ilaga, kilometer 38 Kabupaten Nabire.

TNI dan POLRI dari Kabupaten; Timika, Paniai, Deiyai, dan Nabire di kirimkan ke Kabupaten Dogiyai untuk mengamankan dan mencari sebuah pistol yang hilang, dan ini disebut Operasi Militer dengan alasan yang direkayasa. Akibat dari gabungan TNI/POLRI, masyarakat di Kabupaten Dogiyai mengungsi karena ketakutan Sabtu, 16 April 2011. Hewan peliharan massa habis ditembak oleh Militer Biadab ini.(Dari berbagai sumber)
Read more

0 SELAMAT BERTEMPUR DI MEDAN UJIAN NASIONAL

Oleh: Waiyai DETO



Pertempuran pamungkas mulai digelar. Ujian Nasional (UN) Utama untuk jenjang Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah/Kejuruan (SMA/MA/K) dilaksanakan pada 18-21 April 2011 ini. Sedangkan UN Utama untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah/Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMP/MTs/SMPLB) pada 25-28 April 2011. Dan UN Utama Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar Luar Biasa (SD/MI/SDLB) pada 10-12 Mei 2011.



Meskipun perdebatan dan kritik akademis mengenai UN sama sekali tidak boleh dianggap sebagai angin lalu. Namun, fokus kita pada hari-hari ini haruslah bagaimana mempersiapkan anak-anak didik untuk sukses menempuh UN. Indonesia memang masih dalam tahap harus terus belajar untuk menemukan sistem evaluasi pendidikan yang tepat. Tetapi, konsentrasi kita pada saat ini haruslah pada optimasi perjuangan para siswa untuk meraih sukses UN.
Persiapan belajar sudah dilakukan, doa-doa bersam maupun individu sudah banyak dipanjatkan. Sekaranglah waktunya bagi para siswa untuk turun di medan pertempuran UN. Meskipun tak setegang tahun-tahun lalu, karena kelulusan UN kini ditentukan berdasarkan nilai akhir yang merupakan gabungan dari nilai UN dan nilai sekolah dari mata pelajar yang di-UN-kan dengan pembobotan 60:40, ujian akhir sekarang tetaplah menjadi ajang pertempuran yang sangat menentukan.
Bagi generasi muda, tumpuan harapan masa depan, UN seharusnya menjadi momen untuk menegakkan kejujuran. Bangsa ini telah merusak dirinya sendiri dengan berbagai kebohongan, dusta, dan ketidakjujuran. Bahkan para pendidik di negeri ini tergiur untuk melakukan dosa-dosa plagiarisme yang fatal. Maka, lebih baik lulus dengan nilai pas-pasan, bahkan lebih baik tidak lulus dengan. Namun, menjalani UN dengan kejujuran. Prinsip dan praktik kejujuran harus ditegakkan dalam pelaksanaan UN pada hari-hari ini. Pengabaian kejujuran terjadi karena kurangnya penekanan pada fungsi pendidikan sebagai agen pembangunan moral masyarakat. J W Schoorl dalam Danim (2006) mengatakan bahwa praktik-praktik pendidikan harus merupakan wahana terbaik dalam menyiapkan SDM dengan derajat moralitas yang tinggi.
Menurut Danim (2006), Amerika Serikat sendiri mengarahkan visi pendidikan mereka untuk menciptakan masyarakat yang demokratis. Jadi, penekanan filosofinya justru bukan sekadar pada usaha menyinergikan pendidikan dengan kebutuhan pasar kerja. Mereka mengaju pada pandangan John Dewey yang mengatakan bahwa agenda utama pendidikan secara fungsional adalah membentuk komunitas-komunitas sosial ideal sebagai bagian dari proses transformasi pendewasaan peserta didik.
Menghadapi hari-H UN, kesiapan psikologis mutlak dibutuhkan sehingga faktor dukungan moral dari keluarga sangat penting. Karena, fakta menunjukkan adanya korelasi antara kehidupan keluarga yang tidak kondusif dengan kegagalan studi dan perilaku menyimpang para pelajar. Menurut majalah Fortune edisi 10 Agustus 1992 saja, di Amerika Serikat ada 2.200 pelajar (SMP dan SMA) putus sekolah (drop out) setiap harinya.
Sementara itu, dalam satu hari pula, ada 2.750 anak menerima kenyataan pahit bahwa orang tua mereka bercerai. Kecuali itu, ada lebih dari 135.000 remaja membawa pistol dan senjata tajam ke sekolah per harinya. Riset membuktikan banyaknya remaja gagal sekolah dan berperilaku criminal berasal dari keluarga-keluarga bermasalah.
Kisah-kisah sukses “sekolah rumah” atau homeschooling (home education, home-based learning) yang menurut riset Dr Ray dalam Sumardiono (2007) mengalami perkembangan siswa sebesar 15 persen per tahun di AS telah membuktikan bahwa kepedulian keluarga merupakan kunci sukses penting bagi prestasi belajar anak. Benyamin Franklin, Thomas Alfa Edison, Agus Salim, A. Einstein adalah produk-produk pendidikan berbasis keluarga. Mari kita dukung adik-adik kita untuk meraih sukses UN. (berbagai sumber)!
Sumber foto: google/UN-gambar.
Read more

Delete this element to display blogger navbar

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Powered by Blogger