0 MEMAKNAI, “VALENTINE’S DAY”

Oleh: Rusak DT*)


(sumber foto: google/valentine/image_)

Sebelum pena ini bergerak dan cucuran tinta ini mengena pada kertas putih ini, saya secara pribadi menyampaikan, “Selamat Hari Kasih Sayang, 14 Februari 2011. Semoga tong s’mua bisa baku sayang satu sama lain.”

Biasanya momen saat hari kasih sayang ini dimanfaatkan oleh anak-anak remaja pada umumnya untuk memohon maaf kepada orang tuanya. Dan pastinya setiap orang demikian, dengan memanfaatkan momen hari valentine day kita lincah untuk mengambil sikap. Hal ini tidak bisa dibayangi, karena memang benar dan tepat.

Kita biasanya memaknai hari valentine adalah hari kasih sayang terhadap kekasih. Namun, di sini kita salah mengartikannya. Karena, secara langsung valentine day berkata “ Valentine Day adalah hari kasih sayang terhadap ‘sesama’ .“ Terhadap sesama maksudnya, kepada cowo maupun cewe yang sudah tua, sebaya dengan kami, dan yang lebih muda dari kami.

Mengapa disebut “Valentine?”
Guru ilmu Gnostisisme yang berpengaruh Valentinius, adalah seorang calon uskup Roma pada tahun 143. Dalam ajarannya, tempat tidur pelaminan memiliki tempat yang utama dalam versi Cinta Kasih Kristianinya. Penekanannya ini jauh berbeda dengan konsep dalam agama Kristen yang umum.

Stephan A. Hoeller, seorang pakar, menyatakan pendapatnya tentang Valentinius mengenai hal ini: "Selain sakramen permandian, penguatan, ekaristi, imamat dan perminyakan, aliran gnosis Valentinius juga secara prominen menekankan dua sakramen agung dan misterius yang dipanggil "penebusan dosa" (apolytrosis) dan "tempat pelaminan"

Catatan pertama dihubungkannya hari raya Santo Valentinus dengan cinta romantis adalah pada abad ke-14 di Inggris dan Perancis, di mana dipercayai bahwa 14 Februari adalah hari ketika burung mencari pasangan untuk kawin. Kepercayaan ini ditulis pada karya sang sastrawan Inggris pertengahan ternama Geoffrey Chaucer pada abad ke-14.

Ia menulis di cerita Parlement of Foules (Percakapan Burung-Burung) bahwa
For this was sent on Seynt Valentyne's day ("Untuk inilah dikirim pada hari Santo Valentinus")
When every foul cometh there to choose his mate ("Saat semua burung datang ke sana untuk memilih pasangannya")

Pada zaman itu bagi para pencinta sudah lazim untuk bertukaran catatan pada hari ini dan memanggil pasangan mereka "Valentine" mereka. Sebuah kartu Valentine yang berasal dari abad ke-14 konon merupakan bagian dari koleksi pernaskahan British Library di London.

Kemungkinan besar banyak legenda-legenda mengenai santo Valentinus diciptakan pada zaman ini. Beberapa di antaranya bercerita bahwa:
• Sore hari sebelum Santo Valentinus akan gugur sebagai martir (orang suci dalam ajaran Katolik), ia menulis sebuah pernyataan cinta kecil yang diberikannya kepada sipir penjaranya yang tertulis, "Dari Valentinusmu".
• Ketika serdadu Romawi dilarang menikah oleh Kaisar Claudius II, santo Valentinus secara rahasia membantu menikahkan mereka.
Pada kebanyakan versi legenda-legenda ini, 14 Februari dihubungkan dengan keguguran sebagai martir. (Berbagai sumber)


Tentang Hari Valentine
Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine's Day) atau disebut juga Hari Kasih Sayang, pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Asal-muasalnya yang gelap sebagai sebuah hari raya Katolik Roma didiskusikan di artikel Santo Valentinus.

Beberapa pembaca mungkin ingin membaca entri Valentinius pula. Hari raya ini tidak mungkin diasosiasikan dengan cinta yang romantis sebelum akhir Abad Pertengahan ketika konsep-konsep macam ini diciptakan.

Hari raya ini sekarang terutama diasosiasikan dengan para pencinta yang saling bertukaran notisi-notisi dalam bentuk "valentines". Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah kartu berbentuk hati dan gambar sebuah Cupido (Inggris: cupid) bersayap.

Mulai abad ke-19, tradisi penulisan notisi pernyataan cinta mengawali produksi kartu ucapan secara massal. The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS) memperkirakan bahwa di seluruh dunia sekitar satu milyar kartu valentine dikirimkan per tahun.

Hal ini membuat hari raya ini merupakan hari raya terbesar kedua setelah Natal di mana kartu-kartu ucapan dikirimkan. Asosiasi yang sama ini juga memperkirakan bahwa para wanitalah yang membeli kurang lebih 85% dari semua kartu valentine.

Di Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. Hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga mawar dan cokelat. Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan.

Sebuah kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah relasi serius. Sebenarnya Valentine itu merupakan hari Percintaan, bukan hanya kepada pacar ataupun kekasih, Valentine merupakan hari terbesar dalam soal Percintaan dan bukan berarti selain valentine tidak merasakan cinta.

Di Amerika Serikat hari raya ini lalu diasosiasikan dengan ucapan umum cinta platonik "Happy Valentine's", yang bisa diucapkan oleh pria kepada teman wanita mereka, ataupun, teman pria kepada teman prianya dan teman wanita kepada teman wanitanya. (Berbagai sumber)

Sayaaannngggg ahhhh…….. Biar sudah, panggil saya “Rusak (http://wayai-deto.blogspot.com/2011/02/panggil-saja-rusak-dt.html).”
Read more

0 PANGGIL SAJA “RUSAK DT”


Oleh: Rusak DT *)



Perkenalkan, saya Sonny yang saat ini berdiam di Ibu Kota Cenderawasih, Jayapura. Tempat saya bermain; pinggiran jalan, Lapangan basket TRIKORA (3 Komando Rakyat, yang mana sejarah pada tahun 1960-an datang membasmi Masyarakat Papua dengan julukan, “TRIKORA”, dan kasus HAM berat ini disebut dengan masa PEPERA), Abepura (seputar lingkaran), dan Gubuk saya di Expo waena.

Saya suka bermain dengan anak-anak kecil untuk menghilangkan beban pikiran saya. Umur saya 19 Tahun menjalan 20 Tahun, tidak memunyai Jabatan apapun. Sekilas tentang saya, tanpa ada penambahan/pengurangan.

Mengapa bisa Rusak DT.....?
Panggil saja “Rusak DT”, mengapa? Karena, dua rasa berkolaborasi. Saat rasa ingin bersamanya telah tiada dan rasa akan kehancuran pada background saya, yaitu Tempat yang mana adalah Hak milik saya telah dimiliki (dikuasai) oleh siluman tikus.

Hidup tanpa kehadirannya di sisi saya, membuat saya sangat lemah dan menerima apapun yang terjadi pada diri saya. Dia yang saya sayangi telah tiada dalam hidup saya, berpindah hati ke yang dia sayangi. Alasannya memang benar dan saya tidak bisa pungkiri, dan itulah saya.

Mungkin, hanya saya saja yang memunyai dan penuh dengan kesalahan, penuh dengan kekurangan, dan itu benar. Dan sebenarnya itulah saya, yang terbaik buat kamu dan pastinya lebih dari saya itu ada dan kamu sudah mendapatkannya. Yang saya mau, panggil saya “Rusak DT” atau “Rusak.” Karena, saya sadar bahwa itu yang cocok buat saya kalau dilihat dari cerminanmu.

Hidup ini terasa sakit di mana-mana, saat tangan saya bergerak bagian tubuh yang lain terasa ditusuk, bahkan menembusi kulit menggores jiwa ini. Saat kaki saya melangkah juga sama, bagian tubuh yang lain terasa ditusuk, bahkan menembusi kulit menggores jiwa ini, begitu pun dengan lainnya.

Apabila kita duduk merenungkannya, hidup ini terasa diambang pintu kehancuran. Berharap ke sesama/ke sahabat seperjuangan juga sama, yang diharapkan malah bertopeng. Hidup ini memang butuh keseriusan, butuh praktek bukan teori. Batin yang tersiksa ini berkata, “panggil saya ‘Rusak DT’ atau ‘Rusak’.”

Semua itu indah, tetapi ada waktunya. Sesuatu yang indah itu akan lebih indah bila itu hasil jerih payah kita. Dan nantinya akan abadi, namun sesuatu yang abadi itu akan lebih baik jika kita mengabadikannya.

Doa – Ku adalah Doa – Mu

..... Tuhan, Kalau memang dia tidak menyimpan rusuk saya, temukanlah rusuk saya yang telah hilang ..... – Amin –

..... Tuhan Jiwa kami digores dan Batin kami tersiksa. Walaupun, kami tahu hambatan terbesar adalah Jabatan, Uang, dan hawa Nafsu sex. Tetapi, Kami juga tahu bahwa para kolonialisme memunyai dosa yang terbesar ..... – Amin –
Read more

Delete this element to display blogger navbar

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Powered by Blogger